Kita akan belajar tentang Handling Objection, yaitu bagaimana cara menghadapi berbagai keberatan dari calon prospek agar closing lebih mudah.

Menurut Pak Budi Darwin, ada sekitar 30 pertanyaan umum yang sering diajukan saat menawarkan produk atau bisnis. Jika kita bisa menguasai jawabannya, tingkat closing pasti lebih tinggi. Malam ini kita akan belajar.


1. Keberatan: Mahal harganya!

Saya justru sering mengatakan di awal, "Tapi ini mahal lho, tidak semua orang mampu." Biasanya mereka akan penasaran dan bertanya, "Mahalnya seberapa sih?"

Lalu saya tanyakan kembali, "Mahal dibandingkan dengan apa?" Jika tidak ada pembanding, mahal itu hanya asumsi.

Jika seseorang pernah keluar-masuk rumah sakit, biayanya bisa jauh lebih mahal. Produk ini justru murah jika dibandingkan dengan manfaatnya. Setelah menjelaskan manfaat, kita bisa menunjukkan testimoni video sebagai bukti nyata.


2. Keberatan: Saya harus bicara dulu dengan suami/istri!

Moderator: Kalau prospek bilang, "Saya harus bicara dulu dengan pasangan," bagaimana menanggapinya?

Pak Jus: Pertama, saya setuju dengan mereka. Saya bilang, "Bagus, memang semua perlu dibicarakan." Lalu saya arahkan dengan contoh:

"Jika jari kita terluka, apakah kita perlu izin dulu ke pasangan sebelum mengobatinya? Tentunya tidak. Kita langsung ambil tindakan."

Kesehatan itu urusan pribadi. Memberitahu pasangan itu bukan meminta izin, tapi berbagi informasi.

Untuk bisnis, jika prospek mengatakan ingin membicarakan dengan suaminya, saya sarankan membuat janji agar saya bisa membantu menjelaskan langsung. Jika hanya disampaikan sendiri, kemungkinan informasi yang diterima pasangannya tidak lengkap.


3. Keberatan: Ini MLM, ya? Saya tidak mau MLM!

Moderator: Bagaimana jika ada prospek yang langsung menolak dengan alasan tidak suka MLM?

Pak Jus: Saya langsung jawab, "Saya juga tidak suka MLM biasa. Tapi ini beda." Setelah itu, saya tanyakan: